Ditulis oleh PMII KOMFAKSYAHUM di/pada Desember 14, 2007
Oleh: Abdul Mun’im DZ
Sejak awal sejarah perlawanan terhadap kolonial dilakukan oleh kalangan umat Islam, terhitung sejak pengusiran Portugis yang dilakukan oleh Adipati Unus terhadap penjajah portugis yang menduduki Malaka. Sejak itu kalangan santri selalu melakukan perlawanan terhadap penjajah, baik karena menjarah kekuasaan politik, menghisap seluruh hasil bumi, juga menindas.
Sementara kalangan non santri lebih bisa bekerjasama dengan penjajah, apakah itu Portugis, Belanda, Inggris atau Jepang. Mereka sebagai ambtenaar, sebagai serdadu bayaran, atau sebagai marsose. Bagi mereka tidak ada untungnya melawan Belanda, apalagi mereka sangat diuntungkan, baik secara ekonomi maupun sosial-politik. Karena itu hampir tidak ada perlawanan terhadap penjajah yang dilakukan kelompok mereka. Semua perlawanan datang dari kaum santri.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam :: BARISAN ARTIKEL, ::> Budaya | Leave a Comment »
Ditulis oleh PMII KOMFAKSYAHUM di/pada Desember 14, 2007
Jakarta (14/12) – Kamis (13/12), Auditorium Utama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta penuh sesak oleh para perindu Nusantara. Dialog Kebudayaan sebagai refleksi akhir tahun 2007 itu dilaksanakan oleh kerjasama antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Acara yang dihadiri oleh beberapa tokoh nasional tersebut mampu menyedot perhatian civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dengan dipandu oleh Emha Ainun Nadjib (Budayawan) dengan Kyai Kanjeng-nya, acara dimulai tepat waktu yaitu pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 00.30 WIB, dengan mengambil tema “aku rindu nusantaraku; meneguhkan tujuan, solusi dan target Bangsa”.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam :: LIPUTAN BERITA, ::> Lokal | 1 Komentar »