PMII KOMFAKSYAHUM ][ Online

:: pmii – komisariat fakultas syariah dan hukum uin syarif hidayatullah jakarta – cabang ciputat ::

Arsip untuk Desember 16th, 2007

PPP Sambut Positif Wacana Jilbab Bagi TNI – POLRI

Ditulis oleh PMII KOMFAKSYAHUM di/pada Desember 16, 2007

Jakarta (16/12) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik wacana diperbolehkannya penggunaan jilbab bagi wanita anggota TNI – Polri dan berharap kedua institusi itu memberi respons positif. “Sudah saatnya TNI dan Polri bersikap lebih siap dalam mengapresiasi semangat beragama yang semakin tumbuh dan berkembang di tanah air, juga di kalangan TNI – Polri,” kata Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz di Jakarta, Minggu (16/12).

Menurut Irgan, diperbolehkannya anggota tentara atau polisi yang ingin menggunakan jilbab merupakan bentuk aktualisasi demokrasi Indonesia yang unik, demokrasi bukan berlandaskan agama, tetapi juga tidak anti agama. Irgan mencontohkan, di India dan Malaysia, orang Sikh yang menjadi tentara atau polisi diperbolehkan memakai sorban atau ikat kepala.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam :: LIPUTAN BERITA, ::> Nasional | Leave a Comment »

“Bali Roadmap” Sebuah Kesepakatan Selamatkan Bumi

Ditulis oleh PMII KOMFAKSYAHUM di/pada Desember 16, 2007

Nusa Dua (16/12) – “Bali Roadmap” merupakan hasil kesepakatan dari Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) dalam upaya menyelamatkan bumi. “Bali Roadmap” adalah sebuah jalan untuk semua negara yang telah menyepakati untuk dapat menjalankan tugasnya dalam penyelamatan planet bumi ini, dengan langkah-langkah mengurangi emisi CO2,” kata Presiden COP-13, Rachmat Witoelar di Nusa Dua, Bali, kemarin.

Ia menyebutkan, alotnya untuk mencapai kesepakatan dalam draf “Bali Roadmap” adalah soal seberapa negara-negara maju mampu menargetkan untuk menurunkan emisi CO2, karena dalam draf itu bagi negara-negara maju mempunyai kewajiban sangat ketat untuk menurunkan emisi, sesuai harapan hingga tahun 2050.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam :: LIPUTAN BERITA, ::> Nasional | 1 Komentar »

Indonesia Tak Lagi Cetak “Haji Buncis”

Ditulis oleh PMII KOMFAKSYAHUM di/pada Desember 16, 2007

Oleh: Edy Supriatna Sjafei

Mekkah (16/12) – “Haji buncis” adalah sebuah istilah yang muncul di tanah suci ketika jemaah Indonesia banyak mengonsumsi buncis sebagai akibat lemahnya manajemen catering dari muassasah setempat selama bertahun-tahun. Menu makanan dari hari ke hari, itu melulu. Akibatnya, di antara jemaah, soal menu buncis itu, jadi pembicaraan keseharian. “Bertahun-tahun di setiap musim haji kejadian itu berlangsung,” ungkap Menteri Agama, M. Maftuh Basyuni, dalam suatu kesempatan pembicaraan ringan di tanah air.

Namun belakangan istilah “haji buncis” itu diplesetkan dengan mengaitkan kualitas haji seseorang. Seorang haji jika melakukan perbuatan tercela, diam-diam, dijuluki sebagai “haji buncis”. Padahal, sesungguhnya, antara sayur buncis dan haji tak punya hubungan kedekatan. Namun menjadi dekat ketika jemaah haji Indonesia banyak mengonsumsi sayuran buncis di tanah suci.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam :: LIPUTAN BERITA, ::> Internasional | Leave a Comment »