Wanita Muslim India yang Diasuh Keluarga Hindu Menikah

Madhya Pradesh (16/05) – Pemandangan yang luar biasa dipertontonkan di India. Seorang wanita Muslim yang hidup dalam asuhan keluarga Hindu, pada saat menikah, ia tetap dalam balutan budaya Islam.

Rani, pengantin wanita dan Sarafat mempelai laki-laki, dua warga Madhya Pradesh, melangsungkan pernikahannya dengan menyuguhkan spirit keharmonisan kekeluargaan di India. Di tengah prosesi pernikahan mereka dibacakan ayat-ayat al-Quran dan dendang- syair Ramayana, demikian tulis Daily India, salah satu surat kabar di India.

Rani Khanam terlahir di kota Madhya Pradesh, sebuah negara bagian India, dari keluarga muslim, dan diasuh di keluarga Hindu. Pada saat itu Rani sedang berkunjung ke tetangganya yang bernama Babulal Malviya, dan ia tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa menganggukkan kepalanya ketika ia ditawari menjadi anak angkat Babulal.

Rani Menikah dengan Sharafat Khan pada April 28 dengan hiasan dan pernak-pernik khas tradisi Muslim, Rani mengatakan, tidak pernah menganggap Babulal dan Lila Bai Malvia, dua orang tua angkatnya, sebagai orang lain. “Mereka layaknya lampu merkuri yang selalu menerangi di setiap langkah saya. Mereka memberikan segenap kasih sayang dan selalu menuruti semua permintaan saya, dan ia yakin perhatian orang tua angkatnya tidak kalah dengan orang tua kandungnya,” katanya.

Saya tinggal di sini sejak kanak-kanak, dan disuguhi dengan suasana menyejukankan dan mengharukaan, dan tidak ada kata tidak nyaman dalam benak saya. Saya selalu nyaman di tempat ini. Mereka mengajari saya dan semua permintaan saya selalu dituruti,” ujar Rani.

Profesi Babulal sendiri sebagai penjaga keamanan di sebuah Perusaan di kota. Ia telah mengasuh Rani seperti anak perempuannya sendiri dan mendanai semua biaya pernikahan Rani. Keluarga ini justru sangat bahagia dengan adanya dinamika perbedaan di antara mereka.

Kita telah mengasuh Rani dengan segenap kasih sayang dan perhatian, jauh-jauh hari kita-pun juga sudah mempersiapkan pernikahannya pada saat ia beranjak dewasa. Kami selalu berusaha semaksimal mungkin menjauhkan dari hal-hal yang dapat membuat Rani sedih dan risih serta memilihkan pendidikan layak baginya. Hari ini, ia menikah,” ujar Babulal.

Saya sangat terharu dan bahagia. Ia telah tinggal bersama kami sejak kecil. Ia bagian dari hidup kami,” kata Lila, istri Babulal.

Menurut Husaina Bi, ibu kandung Rani, “Sudah lama kita punya hubungan baik dengan keluarga Babulal. Rani jarang mengunjungi kita, setelah tinggal 1 hari atau 2 hari bersama kita, ia biasanya berlekas diri untuk kembali ke keluarga Babulal.”

Rani telah diberikan pelajaran Islam dan diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menjalan ibadahnya,” ungkap Chhotu khan, ayah Rani.

Babulal dan Lila, tambah Chhotu, mempersiapkan pendidikan Islam dengan baik,dan mereka tidak merasa keberatan kitika Rani menjalankan ritual keagamaan dan tidak ada pemisihan ruangan di rumah tersebut. “Mereka telah menikahkan anak perempuan saya dengan tradisi muslim,” ungkap Chhotu.

Sumber: http://www.syir’ah.com