Kongres PPM Berakhir dengan Tertib

Jakarta (25/05) – Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Mahasiswa (DPP PPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jum’at (25/05/2007) telah selesai melaksanakan agenda Kongres. Partai kampus yang berafiliasi kepada PMII tersebut berhasil menyelesaikan agenda kongres dengan lancar. Menurut Sahabat Budi, hal ini mungkin dipengaruhi oleh kondisi politik kampus di UIN Jakarta yang belum jelas arah gerakannya dan memang belum begitu memanas.

Beberapa tahapan agenda kongres diikuti kader partai dengan begitu antusias. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DPP yang diprediksikan akan berjalan alot, ternyata berakhir dengan begitu mudah. Menurut peserta kongres, meski PPM berhasil merebut kursi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, namun PPM tidak berhasil dalam menjalankan kaderisasi di tingkatan partai, sehingga LPJ harus ditolak.

Dari 10 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hanya DPW Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) yang pandangan umumnya tidak disampaikan oleh Ketua uUum DPW. Proses LPJ berjalan dengan baik dan tidak begitu alot, dengan hasil LPJ ditolak. Sahabat Zaid sebagai Ketua Umum DPP PPM demisioner menyatakan “inilah proses demokratisasi, biarkan kader yang menilai, yang jelas DPP telah berhasil menjalankan amanat partai dan telah memenangkan pemilu kampus tahun lalu”.

Sedang menurut Sahabat M. Dani, Sekretaris DPW FSH menyatakan, proses pemenangan pemilu ditingkat pusat mungkin bagus menurut DPP, namun hal itu tidak diimbangi dengan proses pemenangan ditingkatan bawah, terbukti hanya FSH yang berhasil direbut oleh PPM pada pemilu tahun lalu, hal inilah yang menjadi landasan DPW FSH harus menolak LPJ DPP. Agar ke depan dapat dijadikan sebagai koreksi bersama, ada kesalahan apa dalam mengelola partai, sehingga hanya FSH saja yang bisa direbut?.

Kongres tersebut juga telah menyelesaikan tahapan pemilihan Ketua Umum DPP untuk kepengurusan periode 2007-2008. Dimana terdapat beberapa nama kandidat yang muncul dalam tahap bakal calon. Diantaranya Sahabat Suba’i dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Sahabat Nurtam, Fakultas Dirasah Islamiyah (FDI), dan Sahabat Robby yang diusung dari Fakultas Ilmu Tarbiah dan Keguruan (FITK). Proses pemilihan calon Ketua Umum tersebut berjalan dengan aman dan Sahabat Suba’i, kader PPM dari FST yang juga mantan Ketua Umum DPW FST akhirnya dapat memenangkan pemilihan dengan perolehan suara yang mutlak, dan dengan mudah menyingkirkan sahabat-sahabat separtainya tersebut. [adib]

Iklan