DPW PPM FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menggelar MUSWIL

Jakarta (05/06) – Sore yang cerah, berbondong-bondong kader Partai Persatuan Mahasiswa (PPM) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hadir dalam Musyawarah Wilayah yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPM FSH.

Acara yang bertempat di Ruang Pertemuan Sekretariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat tersebut membahas beberapa agenda DPW dan merupakan sebuah proses demokratisasi yang terdapat dalam tubuh PPM untuk memilih seorang pemimpin partai. Masing-masing Dewan Pimpinan Distrik (DPD) juga hadir dalam forum yang sangat besar tersebut. Tak kalah masing-masing Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Program Studi (Prodi) se FSH (yang dimenangkan PPM) pun turut hadir, kecuali Ketua Umum BEM Prodi Muamalat-Perbankan Syariah.

Masing-masing DPD membawa gerbong dan masanya masing-masing, meskipun komunikasi politik telah berjalan cukup bagus, tutur Sekretaris Umum DPW PPM FSH, Sahabat Muhammad Dani. Menurutnya, siapapun yang menjadi Ketua Umum DPW terpilih, haruslah dapat menjadi pemimpin partai yang akomodatif dan terbuka, mengingat bahwa kader PPM FSH cukup banyak dan cukup tinggi pula potensinya, sehingga Ketua Umum harus dapat mengakomodir kepentingan-kepentingan tersebut. Dan hadirnya DPD-DPD dengan gerbongnya masing-masing tersebut menunjukkan bahwa kepedulian DPD dan kader terhadap partai masih sangat tinggi.

Pada suksesi Pemilihan Umum Raya (Pemira) Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun lalu, DPW PPM FSH berhasil merebut kursi Ketua Umum BEM FSH dan lima BEM Program Studi, diantaranya, BEM Prodi Peradilan Agama (PA), Administrasi Keperdataan Islam (AKI), Perbandingan Madzab dan Hukum (PMH), Perbankan Syariah (PS), dan Asuransi Syariah (AS) pada Pemira Eksekutif. Sementara pada Pemira Legislatif, DPW FSH dapat meraih 9 kursi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UIN Jakarta, 17 DPM FSH, dan mendominasi kursi DPM Prodi pada masing-masing Prodi. Sehingga dalam agenda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DPW, LPJ dapat diterima secara aklamasi oleh para peserta Muswil.

Sesuai dengan daftar hadir, 157 kader PPM FSH hadir untuk memberikan dukungan kepada masing-masing calon Ketua Umum yang telah diusung oleh masing-masing DPD. Pemilihan dilaksanakan dengan mekanisme satu putaran, satu kader memilih satu nama calon Ketua Umum, dan perolehan suara terbanyak dinyatakan sah sebagai Ketua Umum DPW.

Dari informasi yang kami himpun, beberapa kader menyatakan siap dicalonkan jika itu memang keinginan kader/peserta Muswil. Beberapa diantaranya adalah, Sahabat Shihabuddin, kader PPM PA, yang menyatakan dirinya dicalonkan oleh kader-kader PPM FSH yang berasal dari luar Prodi PA. Sahabat Muhammad Lusan yang juga menyatakan siap dicalonkan, serta Sahabat Jazuli, kader PPM PMH yang menjadi pemenang dalam pemilihan. Semua menyatakan siap memimpin DPW PPM FSH jika memang diberikan amanat oleh kader-kader pada Muswil kali ini.

Sahabat Jazuli sebagai Ketua Umum DPW terpilih, dinyatakan sah sebagai Ketua Umum setelah mengungguli Sahabat se-partai-nya, Sahabat Shihabuddin dan Sahabat Muhammad Lusan. Hanya selisih 2 suara, Sahabat Shihabuddin berada pada urutan kedua. Dan disusul Sahabat Lusan dengan perolehan suara terkecil.

Menurut Sahabat Hamdi, Ketua Umum DPD PPM PS, mudah-mudahan pada MUSWIL kali ini tidak menimbulkan perpecahan ditubuh PPM FSH, mengingat Sababat Jazuli adalah pemain baru yang relatif masih labil dalam menentukan kebijakan partai. Namun secara keseluruhan, orang nomor satu di DPD PPM PS tersebut merasa lega, karena proses demokratisasi telah berjalan dengan lancar. Saat ini kepentingan DPD PPM PS adalah mencoba untuk mengakomodir semua kepentingan kader, serta menyukseskannya dalam tahap seleksi Calon Ketua Umum BEM FSH pada tingkatan Konvensi nanti, begitu tuturnya. [budi]

Iklan