Baitul Maal wat Tamwil (BMT); Ujung Tombak Pembangunan Ekonomi Bangsa

Jakarta (06/06) – Memasuki hari kedua kegiatan “One Week Exclusive with BEM Perbankan Syariah”, BEM Perbankan Syariah mengadakan dialog publik menyoal Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Dengan mengusung tema “BMT; Ujung Tombak Pembangunan Ekonomi Bangsa”.

Acara yang dihadiri oleh utusan dari BMT yang ada di wilayah Jabodetabek tersebut menghadirkan pembicara-pembicara yang memang pejuang BMT di Indonesia. Seperti Prof. Dr. KH. Mahmud Ali Zain (Pimpinan BMT Sidogiri), Dr. Muhammad Nadratuzzaman Hosen (Direktur PKES), dan dimoderatori oleh Mujiburrahman, MA. yang juga staf pengajar di FSH UIN Jakarta. Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Program Studi Muamalat, Euis Amalia, MA.

Acara dihadiri oleh 150 peserta dan mereka cukup antusias mengikuti sesi demi sesi. Menurut Sahabat Asep, ketua panitia kegiatan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk kembali memupuk budaya berserikat yang telah menjadi ciri khas ekonomi Indonesia di masa lalu. Kenapa kita harus kalah dengan Bangladesh soal pembangunan ekonomi berbasis pemberdayaan ummat. Di Indonesia saat ini harus digalakkan upaya kesadaran untuk berjiwa ekonomi produktif dengan melibatkan ummat, oleh karena itu kegiatan ini mengusung BMT sebagai pembahasan. Mengingat ekonomi Indonesia masih bertumpu pada pemberdayaan di sektor riil.

Sahabat Hamdi yang juga peserta dari Mahasiswa Perbankan Syariah mengatakan, materi ini penting untuk mahasiswa Perbankan Syariah sendiri sebagai calon penggerak ekonomi. Oleh karena itu kita dituntut untuk dapat memahami tujuan ekonomi melalui pemberdayaan ummat ini. Serta terjun secara aplikatif ke dalam ruang-ruang yang sekarang telah menjamur di Indonesia yaitu melalui pemberdayaan ekonomi produktif berbasis perserikatan (BMT). Kami juga mendapatkan banyak informasi dari kegiatan ini, misalnya cara mendirikan BMT, ruh dalam pelaksanaan operasionalisasinya, dan sekaligus untuk memupuk jiwa-jiwa produktif demi kepentingan pemberdayaan ekonomi. Selanjutnya diharapkan dapat memberikan sumbangsih lebih untuk pembangunan kekuatan ekonomi di Indonesia. [luthfi]

20 thoughts on “Baitul Maal wat Tamwil (BMT); Ujung Tombak Pembangunan Ekonomi Bangsa”

  1. Assalamu’alaikum, semoga BMT bisa sebagai salah satu alternatif untuk mengembangkan ekonomi umat. Pak Saya mau tanya:
    1. Berapa modal minimal untuk pendirian BMT? Soalnya kami mahasiswa, tentunya tidak memungkinkan dengan modal yang besar?
    2. Bagaimana bagusnya untuk operasional BMT tahap awal, yang dikelola mahasiswa?
    3. Apa saja produk2 BMT yang sebaiknya kami tawarkan untuk tahap awal?
    4. Bagaimana struktur pengurus BMT? Klo bisa dikirimkan flowchart-nya ya pak.
    Tolong kirim ke E-mail saya ya pak. Syukran Wassalam.

  2. Waalaikumsalam,
    Maaf, sahabat-sahabat dari Ekonomi Unand ’03. Jika Anda memang membutuhkan data-data untuk kelengkapan pendirian BMT, Anda dapat langsung mendownload di situs PKES http://www.pkes.org (pada menu Download). Thanks

  3. saya butuh data banyak tentang BMT, artikel / ulasan / keterangan modal, produk usahanya dan SDM minimum, terutama terkait dengan kedudukan yuridis dan prospek pengembangan BMT, serta informasi mengenai prosedur dan mekanisme secara detil pendirian BMT sebagai bahan pembentukan BMT di Kota Kami

  4. Assalamu’alaikum
    Perkenalkan saya anam, aktif di BMT cita sejahtera di pesanggrahan, saya hadir juga waktu acara itu acaranya menarik, karena diisi oleh BMT yang sudah sukses. klo sahabat2 ingin diskusi bmt gabung yuk di groups.yahoo.com/group/bmtcitasejahtera atau telpon 70620677 atau main aja ke bmt nya

  5. assalammualaikum wr. wb

    saya butuh banget data tentang BMT, artikel, atau apa saja yang menyagkut tentang BMT sebagai bahan skripsi… tlng kirim ya…

    wassalam

  6. ass.saya butuh bangat artikel mengenai BMT,bagaimana permodalannya,penggurusnya,serta kontribusinya terhadap penanggulangan kemiskinan berbasis mesjid makasih
    wassalam

  7. Assalamualaikum wr wb, mohon informasi mengenai pelatihan BMT: jadwal waktu, penyelenggara dan lokasi.

    Wassalam, Kuryana Wiridipura

  8. saat ini bmt berada di bawah legalitas koperasi jasa keuangan syariah jadi kalo begitu ya bmt bisa di bilang koperasi syariah, tentunya koperasi yang bergerak di jasa keuangan syariah, saya sering nulis artikel tentang bmt di mohkhoirulanam.blogspot.com

  9. Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Bagi saya BMT adala wadah yang sangat tepat untuk memberdayakan ummat karena memiliki dua alat yang seharusnya saling menghidupkan.
    Alat pertama adalah baitul maal yang menyalurkan bantuan dari muzakki ke mustahi.
    Alat kedua adalah baitut tamwil yang tugasnya berupa usaha mengubah mustahik menjadi muzakki.
    Baitut tamwil ini harus dikelola dengan cerdas agar aliran dana akan balik mengalir dari baitut tamwil ke baitul maal.
    Bagaimana cara mengubah mustahik menjadi muzakki?
    Perubahan itu akan terjadi bila seseorang mustahi dibantu untuk memiliki mesin uang. Hasil mesin uang itu dibagi, sebahagian buat sang muzakki baru, dan sebahagian menjadi zakatnya yang disalurkan ke bmt. Bila siklus ini berputar terus akan terjadi gelindingan bola salju kemajuan. Asyik juga nih.
    Sekarang apakah itu mesin uang? Mesin uang adalah sebuah modul yang terdiri atas tiga unsur yaitu unsur hardware yaitu mesinnya, unsur kedua kedua berupa software yaitu kemampuan mesin itu menghasilkan produk yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar mudah laku, dan unsur ketiga adalah program yang berupa urutan proses step by step agar produknya dapat dihasilkan. Mesin uang adalah modul. Modul itu sangat rahasia dan sebaiknya kita bicarakan beramai ramai berupa brain storming.
    Berminat? Adakan acara brain storming itu sesegara mungkin. Saya siap.
    Salam
    Eddy Boekoesoe

  10. bagi saya kalau anda ingin memahamilagi secara mendalam tentang BMT,datang saja ketempat tempat yang telah sukses dalam membangunkan BMT seperti BMT Pondok Pesantrin Sidogiri

    1. SALAM KENAL, KITA SAMA2 BERJUANG UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT MELALUI EKONOMI SYARIAH, MOHON BISA SHARRING TENTANG BMT, TRIMS’ RIDO SOLO-KARANGANYAR

  11. saya sudah mendirikan bmt dari thn 2006..yg saya tanyakan adakah pelatihan khusus tentang akutan,,karena masalah akutan di tempat kami kurang riil..

Komentar ditutup.