PMII Jember Tuntut Penyelidikan Penyebab Kematian Warga Dihentikan

Jember (06/06) – Ratusan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember, Jawa Timur, menuntut aparat untuk menghentikan upaya penyelidikan penyebab kematian empat warga Alas Tlogo, Pasuruan.

Pasalnya, hal itu dinilai menyebabkan masyarakat terombang-ambing oleh isu pro-kontra kronologis kejadian dan penyebab kematian yang sengaja dibuat oleh elite TNI untuk mengaburkan substansi permasalahan yang sebenarnya.

“Kami menuntut aparat terkait segera menghentikan penyelidikan pada penyebab kematian warga. Hentikan kontroversi seputar peluru pantulan atau tembakan langsung, sebab hal itu justru akan mengaburkan substansi permasalahan,” tegas Ketua PC PMII Jember, Ach. Faidi Suja’i, Selasa (5/06) siang.

Dalam aksinya, PMII Jember juga mendesak agar pemerintah dan Komnas HAM segera mengalihkan upaya penyelidikan kepada dugaan kuat penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran yang dilakukan oleh TNI-AL di Pasuruan terhadap UUD 1945, TAP MPR No VI/2000 tentang Pemisahan Polisi dari TNI, TAP MPR VII/2000 tentang Pembagian Peran TNI dan Peran Polisi, KEPPRES No. 98/2000 yang mengatur Kedudukan TNI-Polri, serta PROTAP DALMAS tahun 2006 yang dilakukan MARINIR TNI AL di Pasuruan.

“Dalam Prosedur Tetap Pengendalian Massa (Protap Dalmas), aparat polisi saja tidak diperkenankan menggunakan senjata api dengan peluru tajam, dalam keadaan apapun, kecuali dalam kondisi tertentu di mana musuh yang dihadapi juga bersenjata senapan. Apalagi peristiwa ini dilakukan pihak yang tidak berhak, yakni TNI,” tandasnya. (M Hasan/Tempo Interaktif)

Sumber: http://www.pmii.or.id

Iklan