Reformasi Ekonomi Pertahanan

Judul: Reformasi Ekonomi Pertahanan Di Indonesia (Laporan Penelitian)
Peneliti: Andi Widjajanto dan Makmur Keliat
Penerbit: Atas kerja sama INFID dan Pacivis UI
Tebal Buku: xiii + 119
Cetakan: Pertama, 2006

Buku Reformasi Ekonomi Pertahanan Di Indonesia, yang juga hasil penelitian INFID dan Pacivis UI ini menarik untuk disimak. Mengingat reformasi ekonomi pertahanan khususnya yang menyangkut tentang tentara niaga dan tentara politik, masih amat tabu untuk dibicarakan di Indonesia. Dan buku ini, dengan panjang lebar, mengungkapkan hal tersebut, sehingga tidak tabu lagi untuk dikonsumsi oleh publik. Dengan demikian, buku ini menjadi amat menarik untuk dibaca, sekaligus sangat mungkin sebagai referensi diskusi diberbagai kalangan.

Lanjutkan membaca Reformasi Ekonomi Pertahanan

Iklan

Universalisme Islam

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid

Univeralisme Islam menampakkan diri dalam berbagai manifestasi penting, yang terbaik adalah dalam ajaran-ajarannya. Rangkaian ajaran yang meliputi berbagai bidang, seperti hukum agama (fiqh), keimanan (tauhid), etika (akhlak), seringkali disempitkan oleh masyarakat hingga menjadi hanya kesusilaan belaka dan sikap hidup, menampilkan kepedulian sangat besar kepada unsur-unsur utama dari kemanusiaan (al-insaniyah).

Prinsip-prinsip seperti persamaan derajat di muka hukum, perlindungan warga masyarakat dari kelaliman dan kesewenang-wenangan, penjagaan hak-hak mereka yang lemah dan menderita kekurangan, dan pembatasan atas wewenang para pemegang kekuasaan, semuanya jelas menunjukkan kepedulian diatas.

Lanjutkan membaca Universalisme Islam

Manifesto Islam Indonesia

MANIFESTO ISLAM INDONESIA
PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

Fakta hari ini, Islam telah menjadi perhatian di seluruh dunia. Dari kalangan pembuat kebijakan di pusat-pusat yang tersebar dari Barat sampai Timur sampai di pelosok-pelosok, Islam disebut-sebut tanpa henti. Semenjak Perang Dingin telah berakhir, dunia seolah-olah telah kehilangan salah satu bandul neracanya. Pertarungan Kapitalisme versus Komunisme telah berakhir, maka seolah-olah dunia telah selesai ceritanya. The end of history. Konon, dunia telah menjadi unipolar. Narasi baru pun dimulai.

Secara mendadak muncullah narasi baru dunia, bahwa masa depan dunia akan ditentukan oleh peradaban-peradaban yang akan saling berbenturan atau justru dibenturkan. Itulah yang disebut dengan clash of civilizations.

Lanjutkan membaca Manifesto Islam Indonesia

PMII Prihatin Konflik Palestina

Jakarta (21/06) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) prihatin melihat konflik antar faksi di Palestina, antara Hamas dan Fatah. Jika konflik tersebut berkelanjutan, organisasi berbasis mahasiswa NU itu khawatir akan jatuh lebih banyak korban dan rakyat Palestina yang semakin menderita.

“Tentang kasus Palestina PMII menolak skenario solusi”dua Negara” untuk Palestina. PB PMII prihatin atas perpecahan yang terjadi di kalangan Otoritas Palestina antara Hamas dan fatah,” ungkap Ketua Umum PB PMII, Hery Haryanto Azumi kepada PMII Online di Jakarta, Rabu (20/6).

Hery, demikian ia akrab disapa, mengatakan, konflik antara Hamas dan Fatah semakin menjauhkan Pelestina dari kemerdekaan yang dicita-citakan selama ini.“Sangat disayangkan, mengapa tidak ada kesatuan sikap Palestina dalam memperjuangkan kadaulatan negaranya,” tuturnya.

Lanjutkan membaca PMII Prihatin Konflik Palestina

Geram, PBNU Persilakan Presiden Temui Langsung Korban Lapindo

Jakarta (21/06) – Kejaksaan Agung (Kejagung) akan meneliti semua kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), termasuk yang mendapatkan surat keterangan lunas (SKL). Demikian disampaikan Sekretaris Jampidsus Kemas Yahya Rahman di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (20/6).

“Bukan SKL yang dipermasalahkan karena SKL kebijakan pemerintah yang tidak bisa diapakan. Ada informasi daar SKL itu ‘dipertanyakan’,” kata mantan Kajati Jambi ini.

Kemas mencontohkan informasi itu terkait dengan keterangan debitor yang belum lunas tapi dikatakan lunas. “Ini akan kita teliti,” tegasnya.

Lanjutkan membaca Geram, PBNU Persilakan Presiden Temui Langsung Korban Lapindo

PBNU: Interpelasi Lapindo Harus Atas Dasar Kemanusiaan

Jakarta (21/06) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung penuh rencana DPR RI yang akan menggelar sidang interpelasi dengan agenda meminta keterangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait kasus lumpur panas PT Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur. Namun, rencana itu harus atas dasar kemanusiaan, bukan didasari kepentingan politik praktis semata.

“Niatnya (interpelasi, Red) harus demi kemanusiaan, bukan politis. Sebab, kalau politis, nantinya pasti akan ada pembelokan-pembelokan di sana-sini,” tegas Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/6).

Lanjutkan membaca PBNU: Interpelasi Lapindo Harus Atas Dasar Kemanusiaan