Menyambut Ramadhan dengan Gerakan Intelektual dan Sosial

Jakarta (30/09) – Bulan Ramadhan adalah ruang untuk melakukan refleksi, introspeksi (muhasabah al-nafs), dan evaluasi diri atas segala tingkah pola dalam setahun terakhir. Dan semoga umat ini juga ditunjukkan jalan yang benar, yaitu jalan dimana para pejuang kebenaran diberikan kejayaan atas orang-orang pembuat kerusakan.

Sebagai bahan refleksi dan perenungan, kita mesti harus berani bertanya pada diri sendiri, apakah selama sebelas bulan sebelumnya, kita telah tampil menjadi manusia yang takwa. Atau malah melacur menjadi ‘manusia binatang’ yang menodai eksistensi dirinya sebagai hamba (‘abid) dan sebagai representasi Tuhan (khalifah) di bumi?

Lanjutkan membaca Menyambut Ramadhan dengan Gerakan Intelektual dan Sosial

Iklan

Bersolek Tanpa Fakir Miskin

Oleh: Sunaryo Adhiatmoko

Bagaimana jika sehari saja Jakarta tanpa pengemis, pengasong, pemulung, dan pedagang kecil yang memadati trotoar di jalan-jalan jantung ibukota? Bajaj dan kendaraan sejenis yang dianggap mengganggu pemandangan, juga tak seliweran? Sebagian orang setuju, inilah wajah Indonesia yang sejahtera dan aman. Mungkin juga, sebagian orang akan mengklaim, Indonesia telah berhasil mengatasi kemiskinan. Karena, wajah Jakarta adalah juga wajah Indonesia.

Hal ini, terkait dengan sikap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, yang menyetujui rancangan peraturan daerah Ketertiban Umum untuk kemudian disahkan menjadi perda yang berlaku di seluruh wilayah DKI Jakarta, pada Senin (10/9).

Lanjutkan membaca Bersolek Tanpa Fakir Miskin

Segera Hapus Pajak Ganda

Jakarta (26/09) – Bank Indonesia (BI) meminta pemerintah menerbitkan peraturan sementara yang menghapus perlakuan pajak ganda bagi transaksi perbankan syariah. Peraturan tersebut perlu segera diterbitkan sambil menunggu pengesahan amandemen RUU Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang juga direncanakan akan menghapus pajak ganda. “Kita mengingingkan dalam masa transisi sampai disahkannya UU Pajak yang baru ada suatu peraturan sementara yang menghilangkan pajak ganda,” kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah (DPbS) BI, Ramzi A Zuhdi, Selasa, (25/9).

Menurut Ramzi, penerbitan peraturan sementara dalam masa transisi penting dilakukan untuk mendorong perkembangan industri perbankan syariah agar lebih pesat. Selain itu, peraturan tersebut juga dapat menarik investasi asing masuk ke Indonesia, terutama investor Timur Tengah. Akibat belum dihapuskannya pajak ganda, sebagian besar investor asing terpaksa menunda niat mereka menanamkan modal di Indonesia.

Lanjutkan membaca Segera Hapus Pajak Ganda

Fikih Sosial Ormas Islam

Oleh: Azyumardi Azra

Tema-tema pembangunan, seperti pemberantasan kemiskinan seiring penciptaan good governance kelihatannya menemukan momentum baru. Sekarang kian disadari, penguatan demokrasi, HAM, dan kesetaraan perempuan, misalnya, sulit dicapai dengan baik tanpa melalui pembangunan dalam berbagai aspeknya.

Banyak kalangan kembali menyadari ini, sejak pemerintah dan pendonor melangkah ke arah ini. Tak kurang Maarif Institute for Humanity bekerja sama dengan The Asia Foundation menyelenggarakan konferensi bertajuk “Ormas Islam, Good Governance dan Pemberantasan Kemiskinan”, di Jakarta, Agustus lalu.

Lanjutkan membaca Fikih Sosial Ormas Islam

Teropong Wanita

Oleh: Khoirun Nisak*

Kajian gender telah didengungkan di setiap lorong kota sebagai aksi pengangkatan wanita. Pola pikir wanita telah diseret untuk berfikir secara logis tanpa harus meninggalkan “fitrah” nya sebagai wanita, itu semua yang telah dilakukan oleh sebagaian aktifis gender. Generasi dari kaum hawa gerakan PMII apa cukup sekedar sebagai penonton yang akan bertepuk tangan ketika bola sudah sampai pada sasaran atau ikut berteriak kecewa ketika bola itu meleset. Semoga ini tak akan pernah terjadi pada generasi kita.

Dalam setiap “persekolahan“ yang diadakan oleh PMII baik di MAPABA, PKD, bahkan di tingkat PKL bahasan kewanitaan selalu disertakan sebagai bentuk “pengingat” bagi kader PMII khususnya bagi kaum hawa. Ketika dalam persekolahan sudah pernah diajarkan apa itu hanya sebatas wacana?. Tanpa bergerak sebagai bentuk realisasi ilmu yang kita dapat. Kapan kita harus melangkah atau mengawal dari berbagai elemenen hawa yang tersisihkan?

Lanjutkan membaca Teropong Wanita

Ramadhan; Jalan Menuju Ketakwaan Hakiki

Peresensi: Lukman Santoso Az*
Judul Buku: Ramadhan; Agar Puasa tak Sekadar Lapar & Dahaga
Penulis: Dr. A’idh al-Qarni, MA
Penerjemah: Yasir
Penerbit: Aqwam Media Profetika, Solo
Cetakan: I, Agustus 2007
Tebal Buku: vi + 136 halaman

Bulan Ramadhan—seperti apa yang tertera dalam kitab suci umat islam—merupakan bulan dimana pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan para iblis yang menggoda manusia dirantai. Dalam ajaran Islam, berpuasa pada bulan Ramadhan hanya diperuntukkan bagi Allah swt dan merupakan bagian dari iman serta separuh dari keseluruhan tindakan sabar manusia.

Lanjutkan membaca Ramadhan; Jalan Menuju Ketakwaan Hakiki

Cinta Tuhan, Cinta Sesama

Oleh: Muhammad Soffa Ihsan*

Mencintai Tuhan dengan mencintai manusia, mari menyitir kisah seorang sufi, Abu Ben Adhim. Suatu malam, Abu Ben Adhim terbangun dari mimpinya yang indah. Dan ia lihat, di ruangan dalam cahaya terang rembulan, yang gemerlap ceria seperti bunga lili yang sedang merekah, seorang malaikat menulis pada kitab emas.

Ketenteraman jiwa membuatnya berani berkata kepada sang Sosok di kamarnya, “Apa yang sedang kamu tulis?” Bayangan terang itu mengangkat kepalanya dan dengan pandangan yang lembut dan manis ia berkata, “Nama-nama mereka yang mencintai Tuhan.” “Adakah namaku di situ?” kata Abu. “Tidak. Tidak ada,” jawab malaikat. Abu berkata dengan suara lebih rendah, tapi tetap ceria, “Kalau begitu aku bermohon, tuliskan aku sebagai orang yang mencintai sesama manusia.” Malaikat menulis dan menghilang.

Lanjutkan membaca Cinta Tuhan, Cinta Sesama