Kota Timika Mencekam

Mimika (03/11) – Ratusan warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, yang bersenjatakan panah, busur, parang dan senjata tajam lainnya menutup berbagai jalan utama di ibu kota Kabupaten Mimika, Timika, Sabtu (3/11). Salah satunya kawasan Lapangan Timika Indah. Aksi tersebut menyebabkan lalu lintas macet total. Berbagai aktivitas masyarakat seperti pasar, stasiun pengisian bahan bakar umum dan terminal juga terhenti.

Suasana Kota Timika kini cukup mencekam. Warga tampak tidak keluar rumah untuk beraktivitas. Para pelajar juga tidak berani meninggalkan rumah untuk pergi ke sekolah. Kondisi ini sudah sejak dini hari. Markas Kepolisian Sektor Mimika Baru di Kelurahan Kwamki Baru hancur diserang massa sekitar pukul 04.30 WIT. Namun, hingga kini, belum diketahui pemicu aksi tersebut.

Sejauh ini, belum ada upaya aparat keamanan, khusus polisi untuk mengatasi situasi di Timika. Saat ini, polisi terkonsentrasi di Tembaga Pura. Mereka tengah menangani konflik antarkampung di kawasan tersebut. Sementara polisi yang berada di kota, tak berani turun tangan. Mereka tengah dicari warga yang meminta pertangungjawaban atas kematian Yance Komo.

TNI juga belum menurunkan pasukan untuk mengatasi situasi di Timika. Saat ini, mereka masih berkoordinasi dengan polisi. Namun, jika dibutuhkan, mereka siap menurunkan pasukan. Untuk menghindari kejadian buruk, aparat keamanan juga memilih tak berseragam di jalan. Salah seorang anggota TNI tak berseragam dipanah warga tadi pagi. Kini korban dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Mitra Masyarakat, Timika.

Sumber: http://www.metrotvnews.com