Pembelian Premium Akan Dibatasi

Jakarta (07/11) – Pemilik kendaraan pribadi agaknya harus mulai bersiap menghemat pemakaian bahan bakar. Pasalnya, pemerintah tengah mengkaji kemungkinan untuk memberlakukan pembatasan pembelian premium bagi kendaraan pribadi. Mekanisme pembatasan tersebut hingga saat ini masih didiskusikan dan baru akan berlaku bila harga minyak mentah dunia menembus angka US$ 100 per barel.

Menurut Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta, langkah itu tak bisa dihindari. Sebab, jika harga minyak dunia cenderung terus naik, akan semakin memberatkan beban pemerintah dalam memberikan subsidi BBM. Untuk menekan besarnya subsidi itu, opsi pembatasan pembelian premium diambil pemerintah. Namun, pembatasan pembelian premium tidak berlaku bagi angkutan umum.

Sebelumnya pemerintah sempat menyatakan kenaikan harga minyak dunia masih dapat diatasi dalam anggaran negara sampai pertengahan tahun depan. Tetapi, dengan adanya usulan kebijakan ini, tampaknya pemerintah sudah menyiapkan skenario terburuk untuk menyelamatkan anggaran negara. Yang jelas, pemerintah masih tetap pada kebijakan untuk tidak menaikkan harga BBM saat ini

Iklan