DPR Menyetujui Interpelasi BLBI

Jakarta (04/12) – Upaya berbulan-bulan untuk mengusulkan hak interpelasi kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia yang diusung Andi Rahmat dari Partai Keadilan Sejahtera dan rekan-rekannya akhirnya berhasil. Setelah beberapa kali deadlock pimpinan rapat paripurna Sutarjo Suryoguritno akhirnya mensahkan interpelasi BLBI. Hal ini terungkap dalam sidang paripurna DPR, Selasa (4/12).

Konsekuensi dari interpelasi ini pemerintah harus menjelaskan langkah penangangan BLBI kepada tim interpelasi. Salah satu pemrakarsa interpelasi Drajat Wibowo akan mengusulkan kepada tim agar penyidik juga mengusut kasus pembelian aset yang dilakukan grup Humpuss dan perusahaan lain yang masih mempunyai hubungan dengan para obligor BLBI.

Sementara anggota dewan lainnya akan mempertanyakan strategi menarik dana sekitar Rp 130 triliun dan sisa utang BLBI yang jatuh tempo pada 2033. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan menyebutkan telah terjadi penyimpangan dana BLBI sebesar Rp 138,4 triliun.

Sumber: http://www.liputan6.com

Iklan