LSM Australia Bantu Korban Tsunami Aceh Sambil Tanamkan Ideologi

Brisbane (27/12) – Klaim pihak tertentu di Indonesia bahwa ada “intervensi asing” dalam misi kemanusiaan bagi para korban bencana tsunami di Aceh tiga tahun lalu, dibenarkan hasil survei Suratkabar “The Australian” yang dipublikasikan Kamis.

Survei tersebut mendapati penyaluran dana bantuan publik senilai 400 juta dolar Australia itu, dilakukan berbagai LSM Australia melalui proyek-proyek bermotif “rekayasa sosial dan politik” sesuai dengan nilai-nilai ideologis organisasi bersangkutan. Dalam hasil survei tentang kontribusi lembaga-lembaga swadaya masyarakat (LSM) Australia terhadap para korban tsunami itu, terungkap bahwa proyek bantuan “Oxfam” di Aceh, disertai keinginan untuk mempromosikan nilai-nilai keadilan jender.

The Australian menyebutkan, Oxfam, organisasi kemanusiaan Australia yang bekerjasama dengan masyarakat dunia memerangi kemiskinan dan ketidakadilan sosial, berupaya mengubah sikap pria pedesaan Aceh terhadap kaum wanita melalui sejumlah program aksinya.

Begitupula dengan “World Vision” Australia. Organisasi ini juga mempromosikan nilai-nilai kesetaraan jender dalam proyek bantuan kemanusiaannya bagi para korban tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) itu.

LSM yang berkantor di 1 Drive Burwood East, Victoria 3151 itu, bahkan mengkampanyekan “landreform” (reforma agraria), untuk mendukung kesetaraan jender, mendidik wanita Aceh dalam “proses demokrasi” dan mendorong mereka masuk kegiatan politik.

Upaya LSM-LSM tersebut mempromosikan nilai-nilai ideologi Barat dalam segenap proyek kemanusiaan dengan dana publik Australia itu, menurut The Australian, juga didukung hasil kajian Don D’Cruz. Don D’Cruz mengkritik sikap sementara pihak di Australia yang cenderung mengabaikan klaim Indonesia bahwa telah terjadi “intervensi asing” melalui LSM-LSM negara itu.

Padahal memang ada kecenderungan bahwa LSM-LSM semakin terlibat dalam politik walaupun kegiatan ini biasanya samar-samar dilakukan, katanya seperti dikutip suratkabar milik konglomerat media global Rupert Murdoch ini.

Bencana gelombang laut (tsunami) dahsyat terjadi pada 26 Desember 2004. Selain melanda sebagian wilayah Aceh dan Pulau Nias, Sumatera Utara (Indonesia), bencana yang menewaskan sekitar 230 ribu orang itu juga dialami di 11 negara lain. Sebagian besar korban tewas berada di Aceh.

Sumber: http://www.nu.or.id

One thought on “LSM Australia Bantu Korban Tsunami Aceh Sambil Tanamkan Ideologi”

  1. Syg skali berita ini krg berimbang.krn ditulis dimedia muslim, klo di media lain mungkin sy agak sdkt percaya.(krn sy sendiri wartwan dan sedikit banyak tahu cara kerja serta indepedensi seorang penulis. Dan satu lagi, bl memang misi LSM Australia, mk dgn waktu yg hampir lima tahun setelah tsunami, akan ada banyak org2 aceh yg berdutun-duyun masuk kristen. Tp, faktanya skrg bagaimana?syariat islam tetap berdiri kokoh, dan pemeluk agama islam masih menjadi mayoritas muslim di sana.Mav, saran saya hindarilah sikap dan rasa saling curiga dan kedengkian, kebaikan yg datang dari siapapaun, hendaknya kita terima (bl memang benar membutuhkan) dgn prasangka yg baik dan doa. krn bl itu dilakukan sekalipun bantuan itu datang dari iblis, mk dgn ijin Allah, bantuan itu akan tetap menjadi barokah. menurut anda mungkinkah Allah mampu merubah bangkai menjadi makanan yg sehat dan nikmat?dgn kun fa ya kun tentunya “Iya” Bukan?jadi. mari kita hidup dgn penuh pikiran yg positif, dan sll menjaga diri dari hal2 yg bs merusak kehdupan (provokasi misalnya) hendaknya segala sesuatu sebelum dutelan, layaknya makanan harus dikunyah dulu jgn langsung ditelan, bl tdk ingin ketelak..he2.GBU

Komentar ditutup.