Ribuan Orang Tuntut Ahmadiyah Dibubarkan

Jakarta (10/01) – Ribuan orang yang berkumpul di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, menuntut agar pemerintah bersikap tegas dengan melarang keberadaan aliran Ahmadiyah. Ribuan orang yang tiba di Al Azhar menjelang shalat Dhuhur, sekira pukul 12.00 WIB, untuk mengikuti “tabligh akbar” itu berasal dari beragam elemen ormas Islam, antara lain Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).

Acara yang bertempat di lantai atas Masjid Agung Al Azhar tersebut juga diramaikan dengan adanya spanduk 7×1 meter di saf terdepan yang isinya mendesak agar aliran Ahmadiyah dibubarkan.

Ketua Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Ahmad Sumargono, dalam orasinya, meminta agar umat Islam pada Pemilu 2009 tidak memilih calon presiden (capres) yang mendukung eksistensi Ahmadiyah di Indonesia. “Jangan pilih capres dan cawapres yang berpihak pada lembaga yang telah menodai ajaran Islam seperti Ahmadiyah,” katanya.

Ahmad juga mencemaskan persoalan Ahmadiyah yang kini telah dibawa menjadi semacam sebuah permainan politik bagi para elit.

Sementara itu, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Zahir Khan mengatakan, segenap orang Islam harus senantiasa bersatu agar memiliki kekuatan dalam menghadapi permasalahan yang kerap mendera umat.

Sedangkan Ketua Tim Advokasi Forum Umat Islam (FUI) Munarman berharap agar umat Islam selalu mengawasi proses hukum yang dilakukan oleh pemerintah dalam menangani permasalahan Ahmadiyah.

Acara tabligh akbar tersebut juga sekaligus memperingati perayaan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1429 Hijriyah.

Berbagai acara serupa juga digelar di berbagai tempat di ibukota, antara lain di Plaza Barat Istora Gelora Bung Karno oleh Forum Betawi Rempug (FBR) se-Jabodetabek. Pada Kamis malam, tabligh akbar di DKI rencananya juga akan diselenggarakan antara lain di Masjid Al Iksan Petamburan, Jakarta Pusat, dan di Masjid An Nur Petojo Selatan, Jakarta Pusat.

Sumber: http://www.antara.or.id

One thought on “Ribuan Orang Tuntut Ahmadiyah Dibubarkan”

  1. ASS. Saudaraku kaum muslimin semua dan semua umat manusia
    PLURALISME CIPTAAN TUHAN
    Semua orang yang mengaku Islam DIPERINTAHKAN HARUS TAAT dan BERIMAN kepada ALQURAN [7:3] sehingga berbagai hal yang disampaikan di sini didasarkan pula pada ayat-ayat Alquran seperti yang saya imani , setuju kan!. Namun KEBANYAKAN ORANG MENGINGKARINYA [25:30/26:67,139,158,174,190]. Apalagi DITEGASKAN OLEH ALLAH SWT bahwa kelompok MAINSTREAM (kelompok KEBANYAKAN/MAYORITAS)BELUM TENTU BENAR [6:116]seperti sejarah diutusnya para NABI/RASUL yang SEORANG DIRI yang SENANTIASA DIMUSUHI/DITENTANG karena berbeda dengan pikiran masyarakat di zaman itu bahkan mereka dimusuhi atau mau dibunuh [6:112/25:31/26:105,123,141,160,176/ 36:14/61:8/72:7], namun Tuhan selalu menolong dan memenangkan para utusan-Nya [58:21/61:9]. Oleh karenanya DILARANG SAMA SEKALI MENGATAKAN SESAT kepada kelompok minoritas yang berbeda dengan yang kebanyakan [6:117 dan 68:7 serta 4:94]. Bahkan oang yang suka MENGAKATAN SESAT diberi label khusus sebagai salah satu ciri yang INGKAR [83:29-34]. Menurut Alquran PLURALISME itu memang DICIPTAKAN TUHAN [semua diciptakan berpasang-pasangan dan berbangsa-bangsa agar saling kenal-mengenal, Al Hujuraat (49):13] sementara yang TUNGGAL/ESA HANYA ALLAH SWT /TUHAN SENDIRI [Al Ikhlas]. Jadi mereka yang TIDAK SETUJU dengan PLURALISME sama saja dengan yang MENENTANG/INKAR ALQURAN bahkan MENENTANG KEHENDAK TUHAN. Tidakkah takut akan AZAB TUHAN bagi yang mendustakan? [7:36-37]. Kriteria sesat yang diyakini sebahagian orang dan bahkan yang dikeluarkan oleh institusi yang merasa resmi pemilik hak veto (padahal tidak diperintah Tuhan di dalam Alquran untuk diimani) telah beraninya mengeluarkan kata-kata SESAT sehingga mereka tak merasa bahwa mereka telah MERAMPAS HAK TUHAN dan bisa jadi menjadikan dirinya TUHAH-TUHAN berWUJUD MANUSIA yang makan nasi, berkaki dua, yang punya nafsu dan JADILAH ITU SYIRIK [83:29-34], sehingga ALLAH SWT MELARANG MENGIKUTINYA [68:8}. Salah satu ciri sesat menurut MUI adalah MEMPERCAYAI ADANYA WAHYU. Ini BERTENTANGAN dengan ayat-ayat yang menyatakan bahwa WAHYU [WAHYU/WAHYAN/AWHAYNA] MASIH ADA SELAMANYA [42:51], bahkan PENGIKUT NABI ISA A.S. JUGA DIBERI WAHYU oleh Tuhan [5:111]]. Jika saya bertanya bagaimana untuk pengikut Nabi Muhammad SAW? Mana yang lebih tinggi derajatnya? LEBAH-pun juga DIBERI WAHYU [16:68]. MANUSIA dapat membuat sinyal-sinyal ghaib seperti sinyal-sinyal TV, radio, satelit, HP yang semuanya itu tak dapat dilihat dan didengar langsung di langit nan biru tanpa pesawat penerima TV, radio, HP [di dalam istilah teknologi sinyal-sinyal itu disebut GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK]. Jadi mustahil Tuhan tak mampu membuat/menciptakan sinyal/ gelombang elektromagnetik (Tuhan) Masak Tuhan sifat- NYA berkurang dan kalah dengan manusia makhluk ciptaan-NYA? Jika salah satu sifat Tuhan yang dikatakan abadi itu ternyata saat ini dapat berkurang mustahil DIA itu masih dapat disebut Tuhan tetapi makhluk, dan tidak menutup kemungkinan sifat-sifat yang lain-NYA lama-kelamaan akan juga berkurang serta akhirnya HABIS dan BAKAL TAK ADA LAGI yang disebut TUHAN atau TUHAN TELAH MATI [padahal sebenarnya TUHAN itu KEKAL], maka di saat itulah semua orang bakal bakal tak lagi mengenal Tuhan dan menjadi ATHEIS [anti Tuhan]. Saya hanya menghimbau mari kita semua menjadi UMAT TERBAIK [3:110]yang selalu menyebarkan kasih sayang [3:159] dan melaksanakan akhlaq mulia dan menjadi teladan masyarakat seperti yang dicontohkan Rasululah SAW [33:21].
    Was. SDY

Komentar ditutup.