Menhut Gandeng Pondok Pesantren Lakukan Penghijauan

Ponorogo (02/05) – Menteri Kehutanan (Menhut), M.S. Kaban, menyatakan bahwa penghijauan terhadap hutan dan lingkungan yang dirusak oleh orang tidak bertanggung jawab harus melibatkan semua pihak, termasuk menggandeng kalangan pondok pesantren.

“Kita harus mengoptimalkan yang ada termasuk pondok pesantren. Kita secara bersama-sama menanam pohon, sehingga bisa mencegah dampak yang lebih luas seperti banjir maupun pemanasan global,” katanya dalam penanaman sejuta pohon (Gontor go Green) di Kampus Intitute Study Islam Darussalam (ISID) Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jumat.

Menurut dia, pondok pesantren Gontor merupakan pondok yang memiliki jaringan cukup kuat diseluruh Indonesia. Adanya kerja sama dengan salah satu pondok terbesar di Indonesia ini, proses penghijauan terhadap hutan maupun lingkungan yang rusak bisa secepatnya dilakukan.

“Jumlah hutan yang rusak di Indonesia saat ini memang sangat luas bahkan terus bertambah. Sejak tahun 2003 hingga tahun 2007 kami baru bisa melakukan penanaman seluas tiga juta hektar lahan kritis dari target hingga akhir Kabinet Indonesia Bersatu nanti seluas lima juta hektar. Untuk itu diperlukan kerja sama dengan semua pihak untuk menuntaskannya,” katanya.

Departemen Kehutanan selain melibatkan pondok pesantren untuk melakukan penghijauan hutan maupun lingkungan yang rusak, juga melibatkan ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdratul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Kami telah melakukan MoU dengan kedua ormas Islam terbesar di Indonesia, guna melakukan penghijauan. Khusus untuk Muhammadiyah kami telah melakukan MoU terkait dengan program penyejuk hutan,” katanya.

Ia menjelaskan, tingkat pencapaian penghijauan tidak dapat maksimal atau sesuai harapan, disebabkan tingkat kerusakan hutan yang terjadi sudah begitu lama dan ibarat orang sakit masuk kategori sangat parah.

“Awalnya, target penghijauan dapat diselesaikan dalam 3-4 tahun, karena tingkat kerusakan dan luasnya tergolong besar, maka proses penghijauan baru dapat diselesaikan dalam 5-6 tahun mendatang,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, KH. Sukri Zarkasih mengatakan, saat ini pihaknya telah mengandeng sebanyak 211 pondok pesantern yang dikelola alumni siswa Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo yang ada di seluruh Indonesia.

“Seluruh pondok pesantren yang dikelola alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo pada hari ini semua telah mencanangkan penanaman sejuta pohon secara bersama-sama. Adapun penanaman simbolis dilakukan oleh Menteri Kehutanan,” katanya.

Menurut dia, dalam pencanangan penanaman sejuta pohon selain menghadirkan Menteri Kehutanan juga dihadiri oleh Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), Parni Hadi, dan penyanyi Iwan Fals.

Sumber: http://www.antara.co.id