Pesantren Kilat SPMB, Upaya Kembangkan NU di Universitas Umum

Jakarta (04/05) – NU selama ini diidentikkan dengan pesantren, atau perguruan tinggi agama Islam. Jaringan NU dilingkungan perguruan tinggi umum selama ini masih harus dikembangkan agar NU bisa berperan dalam bidang-bidang yang semakin luas. Untuk mengembangkan jaringan ini, Yayasan MataAir yang didirikan oleh Gus Mus mencoba mendobrak tradisi “perguruan tinggi agama” dilingkungan NU dengan menggelar Pesantren Kilat Sukses SMPB 2008 yang digelar di 10 kota.

Alfany, Koordinator program ini menjalaskan program ini untuk menjaring pelajr NU yang pinter-pinter yang berminat melanjutkan di PTN. Tahun 2007 lalu, program ini sudah digelar di 3 kota dan bisa meloloskan 50 siswa di PTN ternama dari 100 peserta. “Ini telah membuktikan kader-kader NU juga pinter-pinter,” katanya.

Untuk menjaring peserta yang potensial, IPNU di setiap daerah dilibatkan. Diharapkan ini bisa menyaring bahwa yang masuk benar-benar kader NU. “Setiap yang masuk harus mendapat rekomendasi IPNU/IPPNU atau NU setempat,” katanya.

Dikatakannya, kuota untuk setiap kota dibatasi 50 orang, 25 orang peserta IPA dan 25 orang peserta IPS. Mereka yang lolos dalam seleksi akan diasramakan selama 1 penuh.
“Siang hari mereka belajar materi-materi SMPB sedangkan malam harinya kita beri pengajian aswaja,” tandasnya.

Materi life skill juga tak dilupakan. Peserta akan diajari leadership, English day, entepreneurhsip, outbound, training, sampai kunjungan kampus. Para pengajar adalah lulusan PTN Favorit yang masih muda dan bersahabat.

Selain bekerjasama dengan IPNU dan IPPNU, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga dilibatkan untuk membimbing mereka setelah masuk ke universitas yang dituju. “Begitu mereka lolos, komisariat PMII di setiap universitas sudah menyambut. Ini untuk mengawal mereka tetap dalam koridor NU. Lulusan program tahun lalu juga sudah jadi aktifis PMII,” imbuhnya

Mengenai biayanya, Alfany menjelaskan untuk peserta dari Jakarta, mereka dikenakan biaya administrasi Rp750.000 sedangkan peserta dari kota lainnya dikenakan biaya Rp500.000. “Ini sebagai pengikat saja, kalau gratisan tidak mendidik dan kami menyediakan beasiswa bagi mereka yang tidak mampu,” katanya.

Pengajuan beasiswa bagi yang tak mampu ini juga sebagai latihan jika mereka nantinya berhasil masuk PTN, mereka juga bisa mengajukan beasiswa.

Alfany menjelaskan, bagi yang berminat ingin mengikuti Try Out/Seleksi Pesantren Kilat Sukses SPMB 2008 dapat menghubungi manajer cabang tiap kota yaitu :

1. Jakarta, Didik Sulaiman (08993907454)
2. Bandung, Aris Zarkasih (081320471937)
3. Semarang, Totok Rudiyanto (085640112782)
4. Kudus, Malaiha Dewi (081325863972)
5. Purwokerto, Bambang (085227464499)
6. Solo, Gatot (081578858371)
7. Yogyakarta, Ghozi (081578867051)
8. Surabaya, Zainul Arifin (08155168113)
9. Malang, Romi Faslah (08990358919)
10. Jember, M. Afifudin (085232510193)

Atau menghubungi Kantor Pusat Pesantren Kilat Sukses SPMB 2008 di Yayasan MataAir Jakarta di Jln. Tebet Barat VIII No. 5 Jakarta, telp. 021-8297329 Fax; 021-8309460 email: sanlat_spmb@yahoo.com.

Sumber: http://www.nu.or.id