Pendapatan UMKM Turun 4,16% Akibat Kenaikan BBM

Jakarta (29/05) – Rata-rata pendapatan bersih usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) diprediksikan akan menurun sebesar 4,16 persen akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Rata-rata pendapatan bersih UMKM tahun 2005 menurun 18,37 persen, maka diprediksikan akibat kenaikan BBM tahun 2008 ini akan menurun sebesar 4,61 persen,” kata Menteri Negara Koperasi dan UKM, Suryadharma Ali, di Jakarta, Kamis, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI.

Pada 2006, Kementerian Negara Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) pernah melakukan kajian dampak kenaikan harga BBM yang terjadi pada 2005.

Kenaikan rata-rata harga BBM pada 2005 sebesar 114 persen sedangkan kenaikan pada 2008 sebesar 28,7 persen maka dengan asumsi faktor lain bersifat “caterisparibus” diprediksi dengan menggunakan model eksplorasi biaya produksi UMKM pada 2008 akan naik sebesar 7,07 persen.

“Sedangkan rata-rata nilai produksi UMKM pada 2005 naik sebesar 10,6 persen maka diprediksikan pada 2008 akan naik lagi sebesar 2,66 persen,” katanya.

Selain itu, rata-rata penyerapan tenaga kerja pada 2005 menurun 2,45 persen maka akibat kenaikan harga BBM pada 2008 akan berkurang 0,61 persen.

Dari pengalaman menghadapi kenaikan harga BBM 2005, UMKM melakukan beberapa tindakan di antaranya mengurangi kuantitas/ukuran barang, mengurangi kualitas barang, mengurangi keuntungan, dan melakukan efisiensi usaha.

Dalam kaitannya dengan itu, Kemenkop untuk mengantisipasi dampak kenaikan BBMB 2008 bertekad memperkuat dan meningkatkan akses permodalan bagi Koperasi dan UKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Selain itu kami juga mendukung terlaksananya pengalihan penggunaan minyak tanah ke gas LPG bagi para UKM yang dilaksanakan oleh Pertamina,” katanya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Departemen Perdagangan dan Departemen Perindustrian membantu koperasi dan UKM melalui kebijakan subsidi harga kedelai dan subsidi harga minyak goreng.

Sumber: http://www.antara.co.id

One thought on “Pendapatan UMKM Turun 4,16% Akibat Kenaikan BBM”

  1. PROPOSAL
    I. Thema :
    Peningkatan Penjualan Hasil Produksi UKM Dengan Menggunakan Fasilitas INTERNET MARKETING
    II. Judul :
    Pemasaran Dengan Internet Untuk Branding serta Segmented Produk UKM
    III. Latar Belakang :
    1. Adanya kendala biaya pemasaran yang tinggi tidak sebanding dengan keuntungan produksi.
    2. Belum tahunya manfaat internet yang memang benar benar bisa menembus dunia maya sampai tak terhingga.
    3. Tidak seimbangnya laju teknologi dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki.
    4. Tidak adanya wadah untuk melakukan strategi pemasaran yang jitu dan bisa reduce cost.
    5. Mulai bertumbuhnya hotspot area, warnet dan tingkat penjualan komputer dan laptop di Indonesia yang sudah tembus 50.000.000 buah.
    6. Kecenderungan pasar yang menginginkan semuanya serba cepat.
    IV. Tujuan :
    1. Memasarkan produk UKM untuk diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia
    2. Melakukan strategi branding produk dengan metode display, brosur dan iklan, yang nantinya penggunaan biaya sangat kecil (Reduce Cost). Karena pengeluarannya hanya biaya internet saja, yang lainnya gratis.
    3. Melakukan strategi segmented dan targeted sehingga penjualan produk sesuai dengan pasar yang diinginkan, hanya dengan fasilitas internet saja.
    4. Memperkenalkan produk UKM ke luar negeri dengan teknik yang sederhana namun bisa diketahui oleh seluruh negara luar.
    5. Mengajari bertransaksi di internet untuk bisa closing.
    6. Peningkatan jumlah produksi dari hasil penjualan di internet.
    7. Gairah perekonomian UKM bisa berjalan.
    V. Strategi :
    1. Penjelasan dasar tentang manfaat internet yang begitu dahsyatnya.
    2. Cara penggunaan internet yang baik dan benar serta bijak sehingga bisa fokus pada penjualan.
    3. Pelaksanaan dibagi dalam tingkat beginner, intermediate dan expert, sehingga bisa menyesuaikan kemampuan masing masing UKM didalam memasarkan produknya.
    4. Secara berkala memberikan konsultasi terhadap permasalahan dari pemasaran via internet via online.
    VI. Contoh Solusi :
    1. Kawasan Industri Tas Gadukan – Surabaya
    a. Pertama adalah memperkenalkan didunia maya jika selain Tanggulangin ada Gadukan yang juga penghasil tas.
    b. Menjelaskan item produk serta kelebihan produk dibandingkan dengan hasil produksi daerah lain.
    c. Melakukan dan mempersiapkan brosur dengan teknis yang sederhana baik dalam bentuk foto atau video, namun bisa disajikan di internet sehingga calon pembeli bisa secepatnya mengetahui produk yang ada.
    d. Mempelajari cara termurah didalam pengiriman namun tetap aman dan cepat.
    2. Kawasan Industri Kripik Kedelai – Sidoarjo
    a. Pembuatan contoh atau sample rasa yang bisa dikirimkan ke seluruh peminat di internet dengan teknik promo yang murah meriah.
    b. Mempersiapkan kemasan dan cara pengiriman yang aman, sehingga kwalitas masi tetap terjamin.
    c. Memperkenalkan ke semua penjual seantero Nusantara dengan menggunakan teknologi internet.
    VII. Target :
    1. Para UKM melek akan dunia internet dan manfaat yang begitu dahsyatnya.
    2. Memperkenalkan produk ke luar daerah tanpa harus keluar daerah.
    3. Peningkatan produksi UKM sehingga bisa memutar perekonomian.
    VIII. Kesimpulan :
    1. Perlu adanya edukasi dalam 3 tahap untuk tepat sasaran.
    2. Perlunya suatu wadah konsultasi jika terjadi permasalahan.
    Demikian proposal ini kami sampaikan, semoga antara keinginan, tujuan dan kemauan untuk membangun bisa diberikan jalan bagi kelancaran didalam mencapai target.
    Hormat kami,

    Agus Setiyawan (PEMBICARA Internet Marketer Income JUTAAN Modal GRATISAN)
    http://piranhamas.wordpress.com, piranhamasgroup@gmail.com

Komentar ditutup.