Politisasi di Kampus  ??? 

Sejauh ini derap langkah antusiasme mahasiswa baru Hukum Ekonomi syariah untuk mempertahankan independensinya patut diacungi jempol. Mereka menaruh harapan kepada mahasiswa diatas mereka untuk tidak gaduh dan berdamai. Sejatinya kegaduhan tercipta bukan tanpa dasar atas terciptanya dua kegiatan yang berbeda latar belakang, intra dan ekstra tentunya. Para mahasiswa disajikan suatu peperangan yang tanpa terlihat nyata, siapa yang berfikir seperti itu ? 
Coba analisis, kegiatan yang mengandung legalitas dan ilegal jelas berada pada organisasi intra karena tergantung persetujuan dari pimpinan. Berbeda halnya dengan organisasi ekstra ketika membuat sebuah kegiatan yang inovatif tanpa membutuhkan legalitas, lah wong kita memang ndak ada hubungannya kog. 
Yang membuat seperti diserang adalah yang berfikiran seperti itu, yang berfikiran takut kehilangan popularitas, takut kehilangan taji dan takut kehilangan kekuasaan. Dan yang paling penting takut kehilangan KADER. 
Pemimpin membutuhkan suatu kepercayaan untuk mengemban amanah, Bagaimana Bisa tindakan melangkahi pemimpin dan bertindak tanpa persetujuan itu bukan tindakan politisasi ? Ah sudahlah… Mahasiswa kita mulai cerdas dengan pandangan ijtihad nya. Sekarang ini bagaimana cara kita membawa mahasiswa untuk merevitalisasi pola pikir menjadi kritis dan dapat berkontribusi bagi bangsa khususnya dalam bidang keuangan syariah.
Fokus pengkaderan saja tidak cukup mengubah pribadi yang matang. Mungkin secara mental saja berubah menjadi beringas membela ekstra nya. Buka dan BUKA dunia luar yang lebih menantang. Sikap Independensi yang tertanam pada mahasiswa baru sangat tepat demi kondusif nya pembelajaran kampus islam yang disegani di indonesia.
Untuk Adek adek mahasiswa baru, pertahankan independensi yang kalian inginkan. Jaga angkatan kalian dari sensitivitas bendera dengan tetap menjalin persaudaraan. Sejatinya teman adalah link masa depan, maka janganlah bersikap berbeda jika hanya berbeda warna. Profesional lah sebagai ciri watak penggerak bangsa.
 Politisasi di kampus itu sebenarnya tidak ada, opini itu seakan diciptakan untuk menjaga kans mereka. Dan kalian tahu ? Sebenarnya yang berfikiran seperti itu berarti pemainnya alias politisi kampus. So, stay cool untuk menghadapi gejolak yang “diciptakan” oleh oknum. Lihatlah suatu kegiatan itu berdasarkan manfaat bukan berfikiran negatif dengan menjustifikasi bahwa kegiatan itu sarat akan politisasi. 
Selamat malam…

Salam mahasiswa !!!
Oleh: Bergomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s