Arsip Kategori: ::> Internasional

Mahathir: Barat Bangkrut, Belajarlah ke Timur

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menganjurkan negara-negara yang mayoritas rakyatnya Muslim agar tak lagi mengacu ke negara-negara Barat, yang dia anggap sudah gagal. Mahathir pun menyarankan mereka agar mencontoh model pembangunan di negara-negara “Timur.”

Maksud Mahathir, negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan China patut jadi teladan karena terbukti ekonomi mereka sudah maju pesat. Sebaliknya, Eropa dan AS kini bermasalah dengan utang.

“Kini ada banyak masalah di negara-negara Barat. Masalah di Barat adalah mereka telah meminjam terlalu banyak, dan tidak bisa membayarnya. Kita tidak bisa menjadikan negara seperti itu sebagai model,” kata Mahathir seperti yang dikutip kantor berita Bernama dan dimuat juga di laman AsiaOne.

Lanjutkan membaca Mahathir: Barat Bangkrut, Belajarlah ke Timur

Iklan

Indonesia Gelar Dialog Antar-agama di New York

New York (15/05) – Perwakilan Indonesia di New York pada Rabu menggelar dialog antarpemeluk enam agama yaitu Islam, Yahudi, Kristen, Hindu, Budha dan Kong Hu Chu dengan target menekankan kembali perlunya perdamaian dan toleransi masyarakat di dunia, termasuk di New York, kota yang mengalami serangan teroris pada 11 September 2001.

Dialog enam agama tersebut dipandu oleh tokoh muslim Indonesia ,Syamsi Ali yang dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh pemimpin agama paling berpengaruh di kota New York oleh New York Magazine tahun 2006.

Lanjutkan membaca Indonesia Gelar Dialog Antar-agama di New York

Indonesia Bantu Palestina Kembangkan UKM

Jakarta (16/04) – Departemen Luar Negeri bekerja sama dengan Kantor Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah menyelenggarakan pelatihan di bidang Inkubator Bisnis untuk pengembangan usaha kecil dan menengah di Palestina.

Program diluncurkan di Jakarta pada Selasa itu direncanakan dilaksanakan 15-19 April 2008 di empat kota, yaitu Jakarta, Serpong, Bogor, dan Bandung. Menurut keterangan Departemen Luar Negeri, kegiatan itu merupakan tindak lanjut kesepakatan kedua negara dalam kerjasama teknik, khususnya dalam pengembangan sumberdaya manusia, yang ditandatangani kedua negara pada 22 Oktober 2007.

Lanjutkan membaca Indonesia Bantu Palestina Kembangkan UKM

Indonesia dan China Siap Tandatangani Perjanjian Ekstradisi

Jakarta (11/02) – Pemerintah Indonesia dan China dalam waktu dekat akan menandatangani perjanjian ekstradisi, sebagai bagian dari peningkatan hubungan bilateral kedua negara. “Perjanjian ekstradisi akan ditandatangani, tinggal menunggu waktu yang tepat bagi kedua Menlu untuk melakukan pertemuan. Mudah-mudahan tidak terlalu lama, kita harapkan sebelum pertengahan tahun,” kata Duta Besar Indonesia untuk China, Sudrajat, usai menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Senin.

Menurut Sudrajat, perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan China juga akan memuat kesepakatan pengembalian aset yang dilarikan oleh koruptor Indonesia ke China. Selain melaporkan kesiapan penandatangangan perjanjian ekstradisi dengan China, Sudrajat juga melaporkan perkembangan hubungan perdagangan Indonesia-China yang pada 2007 mencapai 25,01 miliar dolar AS atau melampaui target kedua negara sebesar 20 miliar dolar AS pada 2008.

Lanjutkan membaca Indonesia dan China Siap Tandatangani Perjanjian Ekstradisi

Cendikiawan Islam Internasional Sesalkan Pembunuhan Bhutto

Jakarta (28/12) – Sekjen International Conference of Islamic Scholars (ICIS) yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU), KH Hasyim Muzadi sangat menyesalkan terbunuhnya politisi perempuan paling berpengaruh di Pakistan, Benazir Bhutto setelah ditembak di Rawalpindi, kemarin. ”Bhuto itu perempuan hebat. Dia sangat pintar. Dia memang orang kuat. Eman (sayang) jika dia meninggal dengan cara seperti itu. Pertama, kami sangat menyesalkan pembunuhan itu,” ungkapnya di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat (28/12).

Menurutnya, kematian Bhutto harus menjadi pelajaran berharga bagi rakyat dan umat Islam di Pakistan. Karena itu, Ia meminta umat Islam di Pakistan tak lagi menggunakan cara kekerasan dalam persaingan politik dan perebutan kekuasaan. ”Kami berharap kepada kaum muslimin di Pakistan, agar bisa berfikir, bagaimana menjalankan pemerintahan dan agama secara demokratis,” tuturnya.

Lanjutkan membaca Cendikiawan Islam Internasional Sesalkan Pembunuhan Bhutto

LSM Australia Bantu Korban Tsunami Aceh Sambil Tanamkan Ideologi

Brisbane (27/12) – Klaim pihak tertentu di Indonesia bahwa ada “intervensi asing” dalam misi kemanusiaan bagi para korban bencana tsunami di Aceh tiga tahun lalu, dibenarkan hasil survei Suratkabar “The Australian” yang dipublikasikan Kamis.

Survei tersebut mendapati penyaluran dana bantuan publik senilai 400 juta dolar Australia itu, dilakukan berbagai LSM Australia melalui proyek-proyek bermotif “rekayasa sosial dan politik” sesuai dengan nilai-nilai ideologis organisasi bersangkutan. Dalam hasil survei tentang kontribusi lembaga-lembaga swadaya masyarakat (LSM) Australia terhadap para korban tsunami itu, terungkap bahwa proyek bantuan “Oxfam” di Aceh, disertai keinginan untuk mempromosikan nilai-nilai keadilan jender.

Lanjutkan membaca LSM Australia Bantu Korban Tsunami Aceh Sambil Tanamkan Ideologi

Indonesia Tak Lagi Cetak “Haji Buncis”

Oleh: Edy Supriatna Sjafei

Mekkah (16/12) – “Haji buncis” adalah sebuah istilah yang muncul di tanah suci ketika jemaah Indonesia banyak mengonsumsi buncis sebagai akibat lemahnya manajemen catering dari muassasah setempat selama bertahun-tahun. Menu makanan dari hari ke hari, itu melulu. Akibatnya, di antara jemaah, soal menu buncis itu, jadi pembicaraan keseharian. “Bertahun-tahun di setiap musim haji kejadian itu berlangsung,” ungkap Menteri Agama, M. Maftuh Basyuni, dalam suatu kesempatan pembicaraan ringan di tanah air.

Namun belakangan istilah “haji buncis” itu diplesetkan dengan mengaitkan kualitas haji seseorang. Seorang haji jika melakukan perbuatan tercela, diam-diam, dijuluki sebagai “haji buncis”. Padahal, sesungguhnya, antara sayur buncis dan haji tak punya hubungan kedekatan. Namun menjadi dekat ketika jemaah haji Indonesia banyak mengonsumsi sayuran buncis di tanah suci.

Lanjutkan membaca Indonesia Tak Lagi Cetak “Haji Buncis”